Sports_Bookmaker Collection_Betting Platform Collection

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Indonesia membagi taruhan

The stThe strongest baccarat playrongest baccarat playSusThe strongest baccarat playThe strongest baccarat playi SusThe strongest baccarat playanti, pemain bulu tangkis yang punya banyak prestasi ini menjadi perwakilan Indonesia untuk mengambil api obor Asian Games di India. Api abadi Asian Games disimpan di Stadion Nasional Dhyan Chand, New Delhi, India yang merupakan tempat perdana Asian Games dilaksanakan pada tahun 1951 yang lalu.

Desain obor Asian Games ke-18 ini terinspirasi dari alat bela diri di Indonesia yaitu golok dari Betawi dan skin dari Palembang. Perpaduan keduanya dituangkan dalam wujud obor berwarna perak dengan tinggi 60 sentimeter dan berat kosong sampai 1,6 kg. Diameter paling lebarnya adalah 9 sentimeter dan mengerucut makin kecil hingga diameter 3,5 sentimeter. Bisa dibayangkan dong tinggi dan beratnya?

Pelaksanaan Asian Games ke-18 sudah tinggal menghitung hari lho. Siapa nih yang sudah nggak sabar buat ikut meramaikan dan mendukung atlet-atlet Indonesia yang berjuang disana?

Desain dari obor Asian Games menggabungkan alat bela diri Indonesia via www.merdeka.com

Api obor Olimpiade ternyata diambil dari Olympia, Yunani, tempat berlangsungnya Olimpiade pertama kali yaitu 1000 tahun lalu. Uniknya, sebagaimana dilansir dari BBC, api obor Olimpiade ini dikisahkan berasal dari matahari. Ingat ‘kan cara menyalakan api dari matahari dengan menggunakan kaca pembesar yang diajarkan waktu sekolah dulu? Nah, cara itu juga yang dipakai untuk menyalakan api obor Olimpiade.

Asian Games 2018 sebentar lagi dilaksanakan di Indonesia lho. Pesta olahraga terbesar se-Asia ini akan dimulai tanggal 18 Agustus 2018 mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta dengan acara pembukaan. Acara ini memang dipersiapkan secara spesial oleh Indonesia sebagai tuan rumahnya, termasuk mengenai api obor Asian Games. Mau tahu apa aja sih istimewanya api obor dan obor Asian Games? Terus kok bisa tetap menyala kalau di bawa naik pesawat?! Yuk kulik bersama Hipwee News & Feature!

Yang namanya api, pasti mudah padam misalnya aja jika tertiup angin. Padahal, api obor Asian Games ini harus melalui perjalanan panjang dulu sebelum sampai ke Indonesia menggunakan pesawat tapi nggak boleh padam. Tim pun nggak kehilangan akal. Seperti yang dilaporkan Kompas, api obor diambil menggunakan sejenis lentera bernama Tinder Box yang menggunakan bahan bakar gas. Sekali diisi penuh, bahan bakar bisa menyalakan api hingga 10 jam lho.

Coba bayangkan membawa api sambil berjalan namun tetap harus mempertahankan api itu nggak mati. Susah ‘kan?

Seperti ini wujud Tinder Box yang membawa api obor Asian Games 2018 dari India ke Indonesia via regional.kompas.com

Ya, untuk menyalakan api di obor, bahan bakar yang dipakai adalah Liquified Petroleum Gas (LPG), mirip seperti bahan bakar pada kompor gas portabel yang bentuknya botol. Dengan bahan bakar itu, nyala api jadi lebih rata dan awet lho. Selain itu, karena keluar dalam bentuk gas, maka nggak ada resiko bahan bakar akan tumpah serta lebih aman digunakan.

Di daerah Grobogan, Jawa Tengah, ada sumber api abadi yang memiliki nilai sejarah yaitu api abadi Mrapen. Api abadi Mrapen sudah digunakan sebagai lokasi pengambilan api obor untuk acara nasional maupun internasional sejak era Presiden Soekarno misalnya untuk ajang Games of the New Emerging Forces (Ganefo) I tahun 1963 dan juga acara Pekan Olahraga Nasional (PON). Kali ini, ajang Asian Games ke-18 yang berlangsung di Indonesia juga akan menggabungkan api obor dari India dengan api abadi Mrapen.

Obor Asian Games ke-18 ini menggunakan LPG yang merupakan gas propana sebagai bahan bakarnya via asiangames.tempo.co

Pengambilan api obor Asian Games ke-18 dilakukan di India tanggal 15 Juli 2018 lalu via www.youtube.com

Sebanyak 53 kota dari 18 provinsi di Indonesia akan menjadi lokasi singgah api obor Asian Games dimulai dari Yogyakarta hingga berakhir di Jakarta. Api obor tersebut akan dibawa keliling kurang lebih selama satu bulan dengan jarak tempuh sekitar 18.000 kilometer.

Itu yang dialami oleh Susi Susanti, jawara bulu tangkis Indonesia, saat membawa api obor Asian Games dari India ke Indonesia. Api obor Asian Games tersebut melalui perjalanan panjang naik pesawat hingga akhirnya selamat sampai ke Indonesia dengan kondisi masih menyala hari Selasa, 17 Juli 2018 lalu. Kota pertama yang beruntung disinggahi api obor Asian Games adalah Yogyakarta.

Api abadi Mrapen di Jawa Tengah merupakan api abadi yang punya nilai sejarah tinggi via regional.kompas.com