Gaming platform ranking_Football Handicap Rules_Football betting platform_Roulette gambling_Indonesia online casino site

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Indonesia membagi taruhan

Pelabet365 downloadnggan dan obet365 downloadjol (bet365 downloadbet365 downloadilustrasi). via telset.id

Adegan marah-marah belakangan ini memang selalu berhasil menyulut kemarahan warganet. Seseorang yang berbicara dengan nada tinggi dan kasar seolah memang nggak dibenarkan lagi menurut nilai dan norma di masyarakat. Apalagi yang terjadi, cekcok tersebut berujung dengan adegan kekerasan fisik yaitu penamparan. Kalau penamparan tersebut nggak menimbulkan kerugian fisik pun, tetap saja kekerasan bukanlah sebuah tindakan yang pas dalam menyalurkan amarah. Bahkan kekerasan bisa mengarah pada tindak pidana dan hukum nggak akan memandang gender juga lo.

Bisa jadi, pelanggan memang sedang mengalami hari yang cukup berat dan melelahkan, sehingga dia menganggap bahwa sindiran tersebut mengarah pada pelecehan. Lawakan memang kerap kali menampilkan dua ujung tombak antara hiburan atau pelecehan. Nah, jika ini dikaitkan dengan profesi layaknya driver ojol dan pelanggan, alangkah baiknya kalau bercandaan bernada seperti yang ada di kasus ini sangat hati-hati dilontarkan.

Bercanda atau guyonan memang sebuah hal yang tampak sangat ringan dan ditujukan buat hiburan semata. Namun sayangnya, ketika ada seseorang yang nggak bisa menerima jokes tersebut, akibatnya bisa fatal. Mulai dari tersinggung hingga menganggap bercandaannya sebagai sindiran atau pelecehan.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan seorang perempuan berbaju putih tampak marah-marah terhadap salah satu driver ojol. Meski begitu, driver tampak hanya terdiam dan nggak membalas kemarahan pelanggannya. Namun nggak lama kemudian, perempuan berbaju putih tersebut menampar sang driver. Menurut kronologi yang beredar di kolom komentar, awalnya driver menunggu pelanggan di titik jemput. Lalu pelanggan mengatakan pada driver untuk menunggunya sebentar karena ada barang yang harus dia bawa. Namun kemudian driver justru membuat bercandaan yang seolah bernada menyindir, “Masih lama nggak, Bu, kalau lama, tolong saya bikinkan kopi sekalian.”

Sejak munculnya aplikasi ojek online, berbagai drama di dalamnya memang selalu menyita perhatian masyarakat. Ditambah lagi, dengan banyaknya orang yang semakin refleks buat mengabadikan semua peristiwa, semakin memungkinkan kejadian yang sebenarnya bukan konsumsi umum, dinikmati seluruh masyarakat karena adanya mata kamera.

Sebenarnya suatu masalah memang nggak bisa serta merta ditentukan siapa yang sepenuhnya bersalah dan siapa yang sepenuhnya benar. Lapang dada dari dua belah pihak sangat dibutuhkan untuk mencapai kesepakatan damai. Karena kita juga tetap manusia yang nggak luput dari kesalahan dan ketidaksengajaan. Dan sebagai pembelajaran, lain kali kalau mau bercanda, coba lihat situasi, kondisi, dan lawan bicara, ya!